Home » Film Komedi » Sejarah Awal Warkop DKI Sebagai Komedi Terkenal

Judi Slot Online

Masyarakat Indonesia pastinya tidak asing bersama Judi Slot Online yang sudah lama melekat gara-gara dikenal sebagai permainan yang menguntungkan.

Selain hadiah referensi yang dirujuk di atas, masih ada banyak keuntungan berbeda dari joker123 online.

Sejarah Awal Warkop DKI Sebagai Komedi Terkenal

Sejarah berdirinya Warkop DKI atau Warkop Prambors, yang terhitung dikenal bersama Trio DKI ialah group lawak, awalannya dibentuk oleh Nanu, Rudy Badil, Dono, Kasino (mahasiswa UI, Jakarta) dan Indro (mahasiswa Univ. Pancasila, Jakarta). Awal kesuksesan dari film komedi paling populer ciptaan mereka diawali dari Obrolan Santai di Warung Kopi yg merupakan acara lawakan di Radio Prambors tiap tiap Jumat 20.30 hingga 21.15.

Ide awal pembicaraan [Warkop Prambors] berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk isi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk isi acara ini. Ide ini pun langsung didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lantas disusul oleh Dono dan Indro.

Sejarah Perjalanan Warkop DKI

Sejarah Awal Warkop DKI Sebagai Komedi Terkenal

Warkop atau di awalnya Warkop Prambors, terhitung kemudian dikenal sebagai Trio DKI adalah group lawak yang dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) pada berita dari daftarslot-online.com, Jakarta sedang Indro kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta. Mereka pertama kali menggapai kesuksesan melalui acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan tiap tiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir.

Dalam acara itu, Rudi Badil yang tengah melakukan daftar sbobet judi online di dalam pembicaraan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Paijo (Purbalingga), Ubai atau Ansori. Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (Jawa), Acing/Acong (Tionghoa), Sanwani (Betawi) dan Buyung (Minang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Poltak (Batak) sedang Dono sendiri cuma berperan sebagai Slamet (Jawa).sekarang yang tertinggal sendiri adalah Indro sebab yang sudah meninggal beberapa th. yang lantas adalah Dono dan Kasino.

Rudy yang pada awalnya ikut Warkop selagi masih siaran radio, tak berani ikut Warkop di dalam jalankan lawakan panggung, sebab demam panggung (stage fright). Untuk hal itu, Rudy mengaku “Pernah sekali slot cakrabet coba di panggung TIM, aku jelas bahwa aku tidak mampu. Setelah itu ya nggak usah saja, Dono pun awalannya selagi manggung beberapa menit pertama mojok dulu, sebab masih malu dan takut. Setelah lebih dari satu menit, barulah Dono terasa ikut berpartisipasi dan terasa kerasan, hingga pada akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah bagian termuda, selagi bagian Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.

Pertama kali Warkop keluar di pesta perpisahan (kalau saat ini prom nite) SMP IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personil gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya cuma sanggup dibilang memadai saja, tidak benar-benar sukses. Namun momen di th. 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berbentuk duwit transport sebesar Rp 20.000. Uang itu dirasakan para personil Warkop besar sekali, tapi pada akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka.


Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *